Pengertian Pajak Masukan dan Pajak Keluaran

Pajak Masukan adalah Pajak Pertambahan Nilai yang seharusnya sudah dibayar oleh Pengusaha Kena Pajak karena:

  1. perolehan Barang Kena Pajak
  2. perolehan Jasa Kena Pajak
  3. pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean
  4. pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean
  5. impor Barang Kena Pajak.

Pajak Keluaran adalah Pajak Pertambahan Nilai yang wajib dipungut oleh Pengusaha Kena Pajak yang melakukan:

  1. penyerahan Barang Kena Pajak,
  2. penyerahan Jasa Kena Pajak,
  3. ekspor Barang Kena Pajak Berwujud,
  4. ekspor Barang Kena Pajak Tidak Berwujud,
  5. ekspor Jasa Kena Pajak

 

Pajak Masukan dapat dikreditkan dengan Pajak Keluaran dari masa pajak yang sama. Apabila Pajak Keluaran lebih besar dari Pajak Masukan, maka selisihnya harus disetor oleh Pengusaha Kena Pajak. Dan apabila Pajak Keluaran lebih kecil dari Pajak Masukan, maka selisihnya dapat dikompensasikan ke masa pajak berikutnya.